8 Februari 2014

Post By Ira Tiara WP | 0 komentar

Lemak Jenuh dan Kolestrol

Pijat Totok Ibu Etty


 Kegemaran makan enak ternyata bisa membuat hidup seseorang jadi tidak enak. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) dalam darah.
"Kolesterol yang kita asup dari makanan akan menambah jumlah kolesterol dalam tubuh yang memang diproduksi oleh hati. Karena itu batasi makanan sumber kolesterol hanya 200-300 mg per hari," papar dr.Endang Darmoutomo, dokter gizi klinik dari RS.Siloam Lippo Village Tangerang.
Makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain daging, mentega, atau makanan yang digoreng. Sementara itu makanan yang mengandung kolesterol tinggi antara lain telur, udang, dada ayam, jeroan, sirloin steak, dan masih banyak lagi.
Ia menjelaskan, kolesterol secara alami diproduksi oleh organ hati. "80 persen kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh tubuh kita, sisanya berasal dari makanan yang diasup," katanya dalam acara media edukasi bertajuk Kolesterol Jahat Dapat Membunuh Kapan Saja yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta (1/7).
Pengolahan makanan yang tidak tepat menurutnya juga sering menjadi penyebab tingginya kolesterol. "Menggoreng masakan, apa pun jenis minyaknya di dalam tubuh akan diubah jadi kolesterol," katanya.
Proses pengolahan yang disarankan adalah direbus atau dikukus. Dr.Endang juga menyarankan pentingnya mengonsumsi cukup serat untuk menurunkan kolesterol. "Pilihlah serat yang berasal dari sayuran bukan buah karena kalori dalam buah juga tinggi sebab jika aktivitas fisik kita rendah akhirnya kalori ini akan ditumpuk di tubuh," katanya.
Untuk menjaga kadar kolesterol, prinsip yang harus diketahui adalah membatasi kalori yang masuk sesuai dengan kebutuhan. "Kalau kita jarang bergerak, batasi kalorinya," katanya.
Utamakan pula mengasup sumber makanan yang diperlukan tubuh dan tidak bisa diproduksi tubuh, misalnya asam lemak esensial. "Omega 3 dan 6 harus dipenuhi dari sumber makanan sehari-hari, sementara kolesterol sudah dibuat sendiri oleh tubuh," katanya

 Sumber : KOMPAS

Dalam Pengobatan Pijat Totok tentang Kolestrol, sepertinya sudah menjadi makanan sehari-hari bagi terapis dalam mengatasi keluhan Pasien yang kebanyakannya akibat dari Kolestrol. Tentu saja awalnya tidak merasa bahwa apa yg menjadi keluhan mereka akibat dari meningkatnya kadar kolestrol di dalam tubuh.


Mengingat pola makan kebanyakan masyarakat saat ini, bukan menjadi tabu kalau kebiasaan kuliner memicu kolestrol naik. Jika dibiarkan bisa menjadikan bahaya kepada kematian mendadak atau stroke. Pola hidup sehat sudah sulit dilakukan, akibat rutinitas yang padat, sehingga enggan untuk menyisihkan waktu berolah raga. Dengan rutin diterapi Pijat Totok Ibu Etty, kadar kolestrol bisa berkurang banyak bahkan hilang.
Merutinkan untuk di Terapi Pijat Totok Ibu Etty dapat Melancarkan peredaran darah dengan langsung menghancurkan lemak2 dalam darah, mempermudah sirkulasi darah untuk mengalir normal.


Bantulah dengan menambahkan asupan buah2an dan sayuran sebagai penyeimbang makanan yang sering dikonsumsi, yaitu makanan berlemak tinggi/jenuh.
Walaupun ada Pijat Totok Ibu Etty, tetapkan atau usahakan untuk bisa menjaga keinginan makan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.




Masih banyak makanan yang mengndung rendah kolestrol dan anda tetap bisa menikmati hidangannya, hanya perlu dibiasakan saja dan perlu kedisiplinan tinggi. Usia muda lebih baik dijaga untuk mempersiapkan hari tua yang sehat sehingga mampu melakukan apa saja walau Umur sudah senja. Sehat itu PENTING.


0 komentar: